Aplikasi NodeJs dapat dijalankan di cPanel. Kami dapat memberikan dukungan teknis terbatas untuk aplikasi NodeJS Anda, namun panduan ini akan menunjukkan kepada Anda bagaimana menjalankan Aplikasi Node Anda bersama kami.
Ada berbagai jenis aplikasi Node.js yang dapat dibuat, tetapi biasanya aplikasi tersebut berupa REST API atau Aplikasi Front End. Keduanya cukup berbeda satu sama lain, dan pengaturan mereka juga berbeda. Layanan RESTful perlu dijalankan melalui menu Setup Node.js App, sementara untuk Aplikasi Front End, disarankan untuk _dibuild_ di mesin lokal Anda dan dijalankan seperti situs web HTML biasa yang kemudian diunggah ke server. Kami akan membahas lebih lanjut mengenai hal ini nanti.
Untuk memulai dengan aplikasi NodeJs Anda, masuk ke cPanel, lalu klik ‘Setup Node.Js APP’ untuk memuat layar konfigurasi pertama Anda:

Ada 3 kolom wajib yang perlu diisi untuk mengatur aplikasi NodeJS. Application Root mewakili folder dari mana semua file NodeJS akan dimuat. Pastikan ini benar, atau impor modul apa pun akan gagal. Application URL adalah dari URL mana Anda ingin situs web dimuat. Sebagai contoh, Anda dapat menambahkan /api di akhir URL, dan situs web NodeJS akan dimuat dari domain.com/api Anda.
Application startup file: Ini adalah entrypoint utama aplikasi NodeJS Anda. Biasanya, ini adalah file yang mengatur port server HTTP dan berisi semua impor modul, string koneksi database, dan sebagainya. Jika semuanya benar, aplikasi akan diproses sesuai dan akan tersedia di port 80 dan 443.”
Cara NodeJS melakukan package import adalah :

Dan yang terakhir adalah kolom passenger log file, di sini Anda seharusnya menentukan lokasi ‘log kesalahan/error log’ Anda. Ini kurang penting dan Anda dapat mengaturnya sesuai keinginan Anda.
Framework Spesifik:
ExpressJS
Seperti yang disebutkan di atas, framework web API yang paling umum digunakan untuk RESTful service adalah ExpressJS. Untuk mendapatkan aplikasi ExpressJS yang berfungsi, Anda pertama-tama perlu menginstal paket ExpressJS melalui NPM. Ini dapat dilakukan melalui perintah berikut:
npm install expressjs
Setelah Anda menginstal paket tersebut, kita bisa me- _require_ nya dalam file startup aplikasi kita dan memulai _listening HTTP server_ . Contoh:

Jika semuanya diatur dengan benar dan aplikasi NodeJS telah diaktifkan, Anda dapat mengakses URL aplikasi Anda, dan akan menampilkan respons ‘Hello World!’.
*React / VueJS / AngularJS / NextJS / NuxtJS
Di atas adalah framework front-end yang banyak digunakan. Untuk menggunakan layanan hosting kami dengan framework di atas, aplikasi perlu dikembangkan dalam environment lokal dan kemudian dibuild melalui skrip npm yang disediakan oleh setiap framework. Setiap framework memiliki skrip build yang biasanya dijalankan melalui perintah berikut:
npm run build
Apa yang dilakukan oleh perintah ini sama untuk semua aplikasi, tetapi skrip yang dijalankan berbeda, contohnya:
vue-cli-service build --no-clean (VueJS) react-scripts build (ReactJS)
Dengan demikian, setelah file aplikasi dibuild dengan cara masing-masing, akan menghasilkan file HTML statis dengan JavaScript yang telah dikompilasi sebelumnya ke format CommonJS dan dapat dijalankan di browser tanpa masalah. Karena aplikasi VueJS, ReactJS, dan AngularJS tidak memiliki server backend yang berjalan dan hanya berupa situs web statis, file-file tersebut dapat dipindahkan ke direktori dokumen situs web dan situs web akan dapat diakses secara online. Kami merekomendasikan anda untuk mentransfer berkas-berkas tersebut melalui FTP, SSH, file manager di cPanel, dsb. Atau menggunakan pengaturan CI yang akan mentransfer kode secara otomatis saat melakukan git push.
NextJS / NuxtJS – Kedua framework ini adalah framework SSR (Server Side Rendered) dan keduanya menggunakan _listening server_ dan aplikasi web reaktif yang berjalan. Kedua framework ini bisa saja dijalankan, namun pengaturannya rumit dan bisa berbeda-beda untuk setiap aplikasi, sehingga kami tidak memberikan support penggunaannya pada paket Shared Hosting kami.
